Tema : Pernikahan Dalam Islam
Diskusi 1:
Di era serba medsos ini tidak dipungkiri banyak membawa dampak terhadap masyarakat. Dampak positif terjadi pada hampir seluruh sektor. Bisnis, pendidikan, kesehatan, fashion dan sebagainya berkembang pesat. Namun, dampak negatif juga banyak terasa di kalangan masyarakat. Postingan serba bebas hampir tak terkendali memicu seseorang berbuat negatif. Permusuhan, perampokan, penipuan, bahkan na'udzubillah hingga perselingkuhan. Perceraian yang bermula perselingkuhan disebabkan overdosis dalam penggunaan medsos.
Bagaimana tanggapanmu tentang hal itu ?
Bagaimana menurutmu solusi yang terbaik ?
Diskusi 2:
Memilih pasangan hidup adalah hal yang tidak bisa dibuat remeh. Pasangan hidup sangat berpengaruh terhadap kesuksesan hidup di dunia dan akhirat.
Bagaimana pendapatmu tentang cara memilih pasangan hidup !
Jelaskan bagaimana agar keluarga tetap terjalin dengan sakinah mawaddah warahmah !
Senin, 27 Agustus 2018
DISKUSI ONLINE XI
Tema : Al Qur'an Pedoman Hidupku
Diskusi 1:
Pada bulan suci Ramadhan, hampir di seluruh masjid dan musholla terdengar suara lantunan Al Qur'an, tidak terkecuali di rumah-rumah. Sungguh pengalaman yang sangat menakjubkan. Akan tetapi, setelah selesai Ramadhan, selesai pula aktifitas tersebut. Padahal Rasulullah SAW menegaskan bahwa: "Sebaik-baik kamu adalah orang yang belajar Al Qur'an dan mengamalkannya".
Bagaimana tanggapanmu tentang hal ini?
Diskusi 2:
Perlu disadari, bahwa membaca dan mempelajari Al Qur'an akan meminimalisir kegelisahan batin, bahkan gangguan jiwa yang erat kaitannya dengan penyakit jasmani. Memperbanyak membaca dan mempelajari Al Qur'an akan meningkatkan kewaspadaan diri dan motivasi untuk selalu taat kepada Allah SWT dan rasul Nya. Dengan banyak mengkaji dan mengamalkan isi Al Qur'an, kehidupan akan aman, tentram, damai, sejahtera, selamat dunia dan akhirat serta mendapat ridha Allah SWT.
Benarkah hal itu? Jelaskan pendapatmu dan sertakan sedikit pengalaman apa yang pernah kamu rasakan terkait tentang manfaat Al Qur'an !
Diskusi 1:
Pada bulan suci Ramadhan, hampir di seluruh masjid dan musholla terdengar suara lantunan Al Qur'an, tidak terkecuali di rumah-rumah. Sungguh pengalaman yang sangat menakjubkan. Akan tetapi, setelah selesai Ramadhan, selesai pula aktifitas tersebut. Padahal Rasulullah SAW menegaskan bahwa: "Sebaik-baik kamu adalah orang yang belajar Al Qur'an dan mengamalkannya".
Bagaimana tanggapanmu tentang hal ini?
Diskusi 2:
Perlu disadari, bahwa membaca dan mempelajari Al Qur'an akan meminimalisir kegelisahan batin, bahkan gangguan jiwa yang erat kaitannya dengan penyakit jasmani. Memperbanyak membaca dan mempelajari Al Qur'an akan meningkatkan kewaspadaan diri dan motivasi untuk selalu taat kepada Allah SWT dan rasul Nya. Dengan banyak mengkaji dan mengamalkan isi Al Qur'an, kehidupan akan aman, tentram, damai, sejahtera, selamat dunia dan akhirat serta mendapat ridha Allah SWT.
Benarkah hal itu? Jelaskan pendapatmu dan sertakan sedikit pengalaman apa yang pernah kamu rasakan terkait tentang manfaat Al Qur'an !
Kamis, 26 November 2015
KISI-KISI UAS GASAL PAIBP X 2015-2016
KISI-KISI
PENULISAN SOAL
ULANGAN
AKHIR SEMESTER GASAL 2015-2016
Sekolah : SMA
Nahdlatul Ulama 1 Gresik Mata Pelajaran : PAIBP
Kurikulum : K-13
Alokasi Waktu : 90 menit
Bentuk Soal : Esay
Kompetensi Inti :
3.
Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan
ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
KI
|
KOMPETENSI
DASAR
|
INDIKATOR
|
MATERI POKOK
|
NOMOR SOAL
|
3
|
3.1
Menganalisis
Q.S. Al-Anfal (8) : 72); Q.S. Al-Hujurat (49) : 12; dan QS Al-Hujurat
(49) : 10; serta hadits tentang kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka
baik (husnuzzhan), dan persaudaraan (ukhuwah).
|
Menjelaskan
hukum bacaan tajwid, arti per kata dan isi kandungan Q.S. Al-Anfal (8) : 72); Q.S. Al-Hujurat (49) : 12; dan QS Al-Hujurat
(49) : 10
|
Q.S. Al-Anfal (8) : 72); Q.S. Al-Hujurat (49) : 12; dan
QS Al-Hujurat (49) : 10; serta hadits tentang kontrol diri
|
1,
2
|
3
|
3.2
Memahami manfaat dan hikmah
kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik (husnuzzhan) dan
persaudaraan (ukhuwah), dan menerapkannya dalam kehidupan
|
Menjelaskan
manfaat hikmah kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik
(husnuzzhan) dan persaudaraan (ukhuwah), dan menerapkannya dalam kehidupan
|
Q.S. Al-Anfal (8) : 72); Q.S. Al-Hujurat (49) : 12; dan
QS Al-Hujurat (49) : 10; serta hadits tentang kontrol diri
|
3
|
3
|
3.5 Memahami makna
Asmaul Husna: (al-Kariim, al-Mu’min, al-Wakiil, al-Matiin, al-Jaami’,
al-‘Adl, dan al-Akhiir).
|
Mampu menjelaskan makna Asmaul Husna ( al-kariim, al-mu’min,
al-wakiil, al-matiin, al-jamii’, al-‘adl dan al-akhiir )
|
Makna Asmaul Husna: (al-Kariim, al-Mu’min,
al-Wakiil, al-Matiin, al-Jaami’, al-‘Adl, dan al-Akhiir)
|
4
|
4
|
4.3 Berperilaku yang
mencontohkan keluhuran budi, kokoh pendirian, pemberi rasa aman, tawakal dan
perilaku adil sebagai implementasi dari pemahaman makna Asmaul Husna (al-Kariim,
al-Mu’min, al-Wakiil, al-Matiin, al-Jaami’, al-‘Adl, dan al-Akhiir)
|
Mampu menunjukkan contoh perilaku: keluhuran budi,
kokoh pendirian, memberi rasa aman, tawakkal dan berperilaku adil
|
Asmaul Husna: (al-Kariim, al-Mu’min, al-Wakiil)
|
5
|
3
|
3.7 Memahami Q.S. At-Taubah (9) : 122 dan hadits
terkait tentang semangat menuntut ilmu, menerapkan dan menyampaikan nya
kepada sesama.
|
Mampu memahami keutamaan
menuntut ilmu, adab menuntut ilmu, serta meneladani tokoh-tokoh ilmuwan
muslim
|
Q.S. At-Taubah (9) : 122 dan hadits terkait tentang
semangat menuntut ilmu
|
6
|
4
|
4.5 Menceritakan tokoh-tokoh teladan dalam semangat mencari
ilmu
|
Mampu meneladani tokoh-tokoh
ilmuwan muslim
|
Keteladana
Tokoh Menuntut Ilmu
|
7
|
3
|
3.8 Memahami kedudukan Al-Quran, Hadits, dan Ijtihad sebagai sumber hukum
Islam
|
Mampu menjelaskan pengertian,
kedudukan, dan fungsi Al Qur’an, Hadits serta Ijtihad
|
Sumber
Hukum Islam
|
8
|
4
|
4.6 Menyajikan macam-macam sumber hukum Islam
|
Mampu
menyebutkan cara atau metode dalam melakukan ijtihad
|
Sumber Hukum Islam
|
9
|
3
|
3.10.1 Memahami substansi dan strategi dakwah Rasullullah SAW di Mekah
|
Mampu memahami substansi dan strategi dakwah
Rasullullah SAW di Mekah
|
Dakwah Rasullullah
SAW Periode Mekkah
|
10,
11
|
3
|
3.11
Menganalisis QS. Al Baqarah : 30 dan QS Adz Dzariyah : 56
|
-
Mampu menjelaskan hokum bacaan tajwid dan kandungan QS. Al Baqarah : 30 dan
QS Adz Dzariyah : 56
-
Mampu menjelaskan macam-macam ibadah
|
Tugas
Hidup Manusia
|
12,
13
|
3
|
3.12 Memahami
Haji dan Umroh
|
Mampu
memahami syarat haji, wajib haji, rukun haji dan hikmah haji
|
Haji
dan Umroh
|
14,
15
|
Rabu, 26 Agustus 2015
KISI-KISI ULANGAN HARIAN KELAS X
Bahan : QS. Al Anfal : 72, QS. Al Hujurot : 10 & 12
Pelajari :
1. Ayat dan arti mufrodatnya
2. Asbabun Nuzul
3. Kandungan Maknanya
4. Hukum Bacaan Tajwidnya
5. Implementasi ayat tersebut dalam perilaku sehari-hari
Belajarlah dengan sungguh-sungguh..... Gunakan waktu sebaik mungkin karena waktu yang telah kita gunakan tidak akan pernah kembali lagi....
Minta do'a orang tua, hormati guru, percaya diri dan semangat terus belajar adalah kunci kesuksesan.
Berdo'a kepada Allah sebagai tanda orang yang berserah diri kepadaNya....
Jangan pernah putus asa... berusaha, belajar dan berdo'a... suatu kesatuan yang tak terpisahkan...
Semoga Allah senantiasa memberikan hidayah pada kita semua...Amiiin...
Selamat Belajar >>>Semoga Sukses.....
Pelajari :
1. Ayat dan arti mufrodatnya
2. Asbabun Nuzul
3. Kandungan Maknanya
4. Hukum Bacaan Tajwidnya
5. Implementasi ayat tersebut dalam perilaku sehari-hari
Belajarlah dengan sungguh-sungguh..... Gunakan waktu sebaik mungkin karena waktu yang telah kita gunakan tidak akan pernah kembali lagi....
Minta do'a orang tua, hormati guru, percaya diri dan semangat terus belajar adalah kunci kesuksesan.
Berdo'a kepada Allah sebagai tanda orang yang berserah diri kepadaNya....
Jangan pernah putus asa... berusaha, belajar dan berdo'a... suatu kesatuan yang tak terpisahkan...
Semoga Allah senantiasa memberikan hidayah pada kita semua...Amiiin...
Selamat Belajar >>>Semoga Sukses.....
Senin, 24 Agustus 2015
KISI-KISI ULANGAN HARIAN KELAS XII
KD 3.1
QS. Ali Imron : 190-191 Tentang Berfikir Kritis dan QS. Ali Imron : 159 tentang Demokrasi dalam Islam
Pelajari :
1. Ayat, arti dan kandungannya
2. Asbabun Nuzul
3. Arti Mufrodat
4. Tajwid
5. Implementasi dalam kehidupan sehari-hari
Belajarlah dengan sungguh-sungguh dengan niat menghilangkan kebodohan untuk menggapai ridho Ilahi.....
Yakinlah pada diri sendiri bahwa kalian mampu meraih prestasi ...
Ingat... gunakan prinsip "Bismillah" untuk mengawali setiap aktifitas...
Selamat belajar dan Semoga sukses ..... Aamiin..
QS. Ali Imron : 190-191 Tentang Berfikir Kritis dan QS. Ali Imron : 159 tentang Demokrasi dalam Islam
Pelajari :
1. Ayat, arti dan kandungannya
2. Asbabun Nuzul
3. Arti Mufrodat
4. Tajwid
5. Implementasi dalam kehidupan sehari-hari
Belajarlah dengan sungguh-sungguh dengan niat menghilangkan kebodohan untuk menggapai ridho Ilahi.....
Yakinlah pada diri sendiri bahwa kalian mampu meraih prestasi ...
Ingat... gunakan prinsip "Bismillah" untuk mengawali setiap aktifitas...
Selamat belajar dan Semoga sukses ..... Aamiin..
Selasa, 04 Agustus 2015
Kandungan Surat Ali Imron : 159
Kesimpulan isi atau kandungan
surah Ali Imran, 3: 159 tersebut adalah merupakan penjelasan bahwa berkat
adanya rahmat Allah SWT yang amat besar, Nabi Muhammad SAW merupakan sosok
pribadi yang berbudi luhur dan berakhlak mulia. Beliau tidak bersifat dan
berperilaku keras serta berhati kasar. Bahkan sebaliknya, beliau adalah orang
yang berhati lembut, dan berperilaku baik yang diridai Allah SWT serta
mendatangkan berbagai manfaat bagi masyarakat.
Selain itu, dalam pergaulan Rasulullah SAW senantiasa memberi maaf kepada orang yang telah berbuat salah, khususnya terhadap para sahabatnya yang telah melakukan pelanggaran. Dalam perang Uhud Rasulullah SAW juga memohonkan ampun pada Allah SWT terhadap kesalahan mereka dan bermusyawarah dalam hal-hal yang perlu dimusyawarahkan. Untuk melaksanakan tekadnya, khususnya hasil musyawarah Rasulullah SAW selalu bertawakal pada Allah SWT.
Selain itu, dalam pergaulan Rasulullah SAW senantiasa memberi maaf kepada orang yang telah berbuat salah, khususnya terhadap para sahabatnya yang telah melakukan pelanggaran. Dalam perang Uhud Rasulullah SAW juga memohonkan ampun pada Allah SWT terhadap kesalahan mereka dan bermusyawarah dalam hal-hal yang perlu dimusyawarahkan. Untuk melaksanakan tekadnya, khususnya hasil musyawarah Rasulullah SAW selalu bertawakal pada Allah SWT.
Karena budinya yang luhur, dan akhlaknya yang mulia seperti tersebut Rasulullah SAW memperoleh simpati dalam pergaulan, khususnya disenangi dan didekati oleh para sahabatnya serta dicintai oleh Allah SWT.
Perlu pula diketahui bahwa salah satu yang menjadi
penekanan pokokdalam surah Ali Imran, 3: 159 itu dalah perintah untuk melakukan
musyawarah. Perinyah ini bukan hanya ditunjukan kepada Nabi Muhammad SAW,
tetapi kepada seluruh pengikutnya yakni umat islam, di mana pun mereka berada.
Kata musyawarah berasal dari akar kata arab (syawara) yang artinya, secara kebahasaan ialah mengeluarkan madu dari sarang lebah. Sedangkan menurut istilah yang dimaksud, dengan musyawarah itu ialah berunding antara seseorang dengan orang lain, antara satu golongan dan golongan lain, mengenai suatu masalah, dengan maksud untuk mengambil keputusan atau kesepakatan bersama.
Mengacu kepada Al-Qur’an surah Ali Imran, 3: 159, maka di dalam pergaulan hidup bermasyarakat, khususnya dalam bermusyawarah, hendaknya diterapkan prinsip-prinsip umum sebagai berikut ini:
1. Melandasi musyawarah dengan hati yang bersih, tidak
kasar, lemah lembut, dan penuh kasih sayang.
2. Dalam bermusyawarah hendaknya bersikap dan
berperilaku baik, seperti: tidak berperilaku keras, dengan tutur kata yang
sopan, saling menghormati, dan saling menghargai, serta melakukan usaha-usaha
agar hasil musyawarah itu berguna.
3. Para peserta musyawarah hendaknya berlapang dada,
bersedia memberi maaf apabila dalam musyawarah itu terjadi perbedaan-perbedaan
pendapat, dan bahkan terlontar ucapan-ucapan yang menyinggung perasaan, juga
bersedia memohonkan ampun atas kesalahan para peserta musyawarah, jika memang
bersalah.
4. Hasil musyawarah yang telah disepakati bersama
hendaknya dilaksanakan dengan bertawakal kepada Allah SWT. Orang-orang yang
bertawakal tentu akan berusaha sekuat tenaga, diiringi dengan doa kepada Allah Azza wajalla, sedangkan hasilnya
diserahkan kepada Allah SWT. Sesungguhnya Allah SWT itu menyukai orang-orang
yang bertawakal.
Suatu hal yang perlu disadari bahwa musyawarah yang diterapkan dari mulai lembaga terendah yaitu keluarga, sampai dengn lembaga tertinggi, yaitu MPR, hasilnya jangan sampai menyimpang dari ajaran Allah SWT dan Rasul-nya (Al-Qur’an dan Hadis). Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT yang artinya: “… Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al-Qur’an) dan rasul (Hadis).” (Q.S. An-Nisa, 4: 59).
Hal lain yang perlu diperhatikan oleh setiap Muslim/Muslimah, bahwa lapangan yang dimusyawarahkan terbatas pada masalah-masalah kemasyarakatan, yang tidak ada petunjuknya secara tegas dan jelas dalam Al-Qur’an dan Hadis. Misalnya usaha mengatasi kesulitan ekonomi dalam keluarga, masalah usaha mewujudkan keamanan dan ketertiban dalam masyarakat, dan masalah menghilangkan kebodohan dan kemiskinan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
sumber : - M. Quraish Shihab, Wawasan Al Qur'an,Mizan, 2003
- http://ariansavagery.blogspot.com/2013/01/kesimpulan-dan-penjelasan-dari-surah.html
- http://ariansavagery.blogspot.com/2013/01/kesimpulan-dan-penjelasan-dari-surah.html
Langganan:
Postingan (Atom)
PEMBELAJARAN X MIPA 3 & X IPS 2
BERLOMBA DALAM KEBAIKAN Untuk Kamis, 26 Maret 2020 & Jum'at, 27 Maret 2020 Belajar dari rumah, minggu kedua efek "Epidemi ...
-
Tema : Al Qur'an Pedoman Hidupku Diskusi 1: Pada bulan suci Ramadhan, hampir di seluruh masjid dan musholla terdengar suara lantunan ...
-
Tema : Pernikahan Dalam Islam Diskusi 1: Di era serba medsos ini tidak dipungkiri banyak membawa dampak terhadap masyarakat. Dampak posit...